kenakalan remaja (hamil diluar nikah)
prolog : menceritakan remaja SMP yang tinggal jauh dari kedua orang tuanya di jakarta, dimana ia mengikuti pergaulan bebas, ia tinggal bersama kakak dari orang tuanya (Tante Almira)
satu hari sebelum kejadian
sepulang sekolah bisa bertemu dengan pacarnya (edo)
edo : sayang ayo kita main hs,sekali aja pliss aku bakalan tanggung jawab kok
nisa : eumhh....gamau aku takut
edo : tenang aja aku janji kok
bisa : umhh...o-oke deh tapi kamu janji ya sayangg
setelah kejadian
hampir tiga Minggu bisa tak berangkat sekolah kedua sahabatnya Risa dan nerin begitu khawatir dengan keadaan nisa, karena penasaran mereka akhirnya berniat mendatangi rumah bisa
risa : ayo kita kerumah nisa,aku khawatir
nerin : ayo sudah tiga Minggu dia tidak berangkat dan tidak ada kabar sama sekali
setelah pulang sekolah Risa dan nerin datang kerumah nisa untuk bertanya
risa : nis kamu kenapa kok gak berangkat sekolah?
nisa : a-aku sakit
nerin : sakit apa kok sampai tiga Minggu?
risa :jujur aja bisa gapapa,ada apa?
nisa: eumh...tapi jangan bilang siapa-siapa
risa/nerin : iya (sambil mengangguk)
nisa : a-aku hamil
setelah hari dimana bisa mengatakan dia hamil Risa dan nerin hanya dapat menghela nafas dan menyuruh nisa untuk kembali berangkat sekolah, untuk beberapa hari kedepan mereka masih bisa menyembunyikan rahasia itu tapi tetap saja rahasia tak bertahan lama dimana nerin tak sengaja mengatakan kepada salah satu teman dekat lainnya dan akhirnya rumor mulai tersebar dengan cepat ,setiap hari bisa berharap setiap berangkat sekolah berharap tidak ada yang tau tentang kehamilannya
namun takdir sial jatuh pada Nisa rumor tentang kehamilan bisa menyebar hingga sampai para pemybully sekolah (Rahma,Karin,Firly)
dan akhirnya saat Nisa mulai berangkat sekolah jelas sekelompok pembully itu tak akan membiarkan Nisa tenang hampir setiap hari bisa dibully di jam apapun bahkan saat pelajaran hingga membuat para guru hanya mengalah dan diam tak berani melawan
saat makan siang di kantin
Firly : sst liat disana ada nisa
ucapnya sambil menunjuk Nisa yang sedang duduk memakan jajanannya
rahma/Karin : with sasaran empuk nih
Dengan sengaja mereka bertiga mendekat jelas dengan niat buruk,merasa di dekati bisa hanya diam tak dapat melawan ataupun mengelak
pembullyan mereka begitu ramai hingga membuat para siswa lain bahkan ikut tertawa dan merekam kejadian itu untuk disebarkan namun guru mengetahui itu dan akhirnya membubarkan pembullyan itu keempat anak itu dibawa keruang guru untuk disidang
guru amel : ini ada apa? Kenapa tiba-tiba ada kerusuhan?
nisa : i-itu Bu aku...aku..
Firly : (menginjak kaki bisa mengancam agar tidak mengatakannya)
nisa : (tersentak) eumh..aku membuat masalah Bu aku tak sengaja menampar Firly karena salah paham
(ucapnya berbohong)
guru amel : salah paham apa?
nisa : salah paham...
Karin : salah paham pacar Bu Nisa mengira pacarnya selingkuh dengan Firly padahal tidak,jadi nisa marah dan memukul Firly
(ucapnya memihak Firly)
guru amel : benarkah?
karin,rahma,firly,nisa :(mengangguk)
guru amel : kok bisa salah paham?
Firly : itu Bu jadi nisa itu hamil anak Edo karena keserakahannya dan Edo itu tiba-tiba pergi hilang kabar, masalahnya dulu aku pernah dekat edo jadi bisa menyimpulkan aku menyembunyikan Edo darinya
guru amel: hamil?nisa hamil?
nisa : (mengangguk)
guru amel: (menghela nafas) yaudah kalian bertiga ke kelas bisa ikut saya
akhirnya Firly,Karin,dan Rahma pergi ke kelas untuk kembali mengikuti pelajaran dan nisa ikut pun ikut guru amel ke ruang UKS untuk di uji apakah benar-benar hamil
sampainya di uks guru amel meminta perawat Kirana untuk memeriksanya , setelah beberapa menit mengecek akhirnya perawat Kirana menjawab
perawat Kirana : ya benar dia hamil sudah satu bulan ini
guru amel : jadi kamu benar-benar hamil, yaudah makasih ya,ayo nis
nisa : (mengangguk dan mengikuti guru amel menuju ruang kepala sekolah untuk langsung membicarakan masalah ini secara langsung dan menghubungi ibu nisa untuk membicarakan ini namun karena sedang tak dirumah akhirnya Tante Almira pun yang mewakili kedatangan ibu nisa tersebut)
2 jam setelahnya
guru amel : Nisa gapapa kan kalau harus keluar sekolah?
nisa : ...
kepala sekolah : sesuai peraturan siswa yang sudah mencemari nama baik sekolah akan dikeluarkan,ya saya doa kan semoga anak didalam kandungan kamu lahir dengan sehat selamat tetep jadi diri sendiri jangan sampai berbuat yang tidak baik jadi jaga diri baik-baik ya bisa
nisa : iya pak t-terima kasih
Tante Almira : maaf ya bapak ibu guru atas kesalahan nisa mungkin memang saja diancam atau dipaksa,kami pamit dulu
guru amel : baiklah terima kasih,hati hati di jalan semoga sehat selalu ya,aamiin
akhirnya sesuai kesepakatan sekolah nisa dikeluarkan dari pihak sekolah dan bisa dipulangkan kepada kedua orangtuanya tepat di Jakarta ayahnya yang mengetahui itu hanya diam antara menyesal dan kesal mendengar kabar putri pertamanya hamil karena kecerobohannya sedangkan ibunya hanya pasrah tak ingin membuat putrinya tertekan ia hanya menerima dan membantu putrinya selama proses kandungan sebelum mereka mencari keadaan Edo Sekarang untuk dimintai tanggung jawab
~TAMAT~
Komentar
Posting Komentar